Begadang pastinya sering dialami oleh sebagian besar orang. Ada beberapa aktivitas yang tidak bisa terhindarkan, bisa karena kerjaan numpuk, nonton serial favorit, atau scrolling media sosial. Sekali-dua malam masih wajar, tapi saat begadang jadi kebiasaan, dampaknya bisa jauh lebih serius dari sekadar kantung mata yang tampak lelah.
Oleh karena itu, untuk mengetahui lebih lanjut, simak penjelasan di bawah ini, sebagai berikut.
1. Dampak pada Mata: Lebih dari Sekadar Kantung Mata
Tidur bukan sekadar waktu “mati listrik” untuk tubuh. Saat kita tertidur, sistem tubuh melakukan proses perbaikan dan regenerasi penting termasuk untuk organ mata, jaringan kulit, pencernaan, hingga fungsi hormonal. Ketika angka jam tidur terus berkurang, berbagai sistem ini mulai terganggu.
Kita sering mendengar istilah “beauty sleep” ternyata bukan sekadar mitos! Kurang tidur langsung terlihat pada wajah, terutama mata.
Tanda-tanda mata lelah akibat begadang:
- Lingkaran hitam di bawah mata (dark circles): pembuluh darah di sekitar mata membesar karena kurangnya oksigen, sehingga warna gelapnya makin terlihat.
- Mata merah, bengkak, dan kantung mata yang menonjol: mata tidak sempat “istirahat” dari paparan cahaya dan kerja otot, sehingga terjadi pembengkakan akibat penumpukan cairan.
- Mata kering dan berasa perih atau berpasir, serta kemungkinan keunikan otot mata seperti kedutan/twitching saat kurang tidur.
Jika begadang menjadi kebiasaan, gangguan mata pun bisa semakin serius. Tidak hanya penampilan, rasa tidak nyaman saat berkedip dan menatap layar bisa muncul karena sistem visual tidak mendapat waktu pemulihan yang cukup.
2. Kulit: Munculnya Penuaan Dini
Kalau kamu merasa kulit tampak kusam setelah semalam begadang, itu bukan kebetulan. Tidur malam adalah waktu ketika kulit kita mengalami perbaikan sel dan sintesis kolagen protein penting yang membuat kulit elastis, halus, dan kenyal.
Apa yang terjadi kalau tidur terganggu?
- Penuaan dini & garis halus makin tampak karena kolagen pecah dan tidak sempat terbuat kembali.
- Kulit tampak kusam, kering, dan kehilangan kilau alami karena aliran darah yang membantu regenerasi kulit menurun saat kamu begadang.
- Jerawat dan peradangan kulit cenderung meningkat karena stres tubuh melepaskan hormon kortisol yang merangsang produksi minyak berlebih.
Bayangkan wajahmu sebagai kanvas yang diperbaiki setiap malam: semakin sering kamu mencuri waktu tidur, semakin semakin sering pula proses perbaikan kulit terganggu. Dan ternyata, perubahan kecil ini bisa terlihat hanya dalam hitungan malam!

3. Pencernaan Tubuh jadi Kacau
Selain mata dan kulit, sistem pencernaan juga ikut merasakan dampak begadang. Tubuh kita memiliki jam biologis (circadian rhythm) yang mengatur kapan makanan diproses secara optimal. Tidur yang tidak teratur bisa membuat ritme ini terganggu.
Risiko gangguan pencernaan akibat begadang:
- Penyerapan nutrisi lebih buruk dan metabolisme terganggu. Begadang mengubah cara tubuh menggunakan energi dari makanan, sehingga kinerja sistem pencernaan menjadi kurang efisien.
- Sistem hormon menjadi kacau, termasuk hormon yang mengatur rasa lapar (ghrelin) dan rasa kenyang (leptin). Ini sering membuat kita ngidam makanan manis atau berkalori tinggi di malam hari, yang bisa menyebabkan perut kembung dan gangguan pencernaan.
- Refluks asam dan gangguan pencernaan lain muncul, terutama jika kita makan larut malam lalu langsung tidur.
Ketika proses pencernaan tidak berjalan mulus, efeknya bisa terasa dalam bentuk begah, kembung, hingga naiknya asam lambung yang membuat tidur semakin tidak nyenyak sebuah lingkaran setan yang makin memperparah kualitas tidur.
Para ahli kesehatan merekomendasikan 7-9 jam tidur setiap malam untuk orang dewasa. Terlalu sedikit tidur bahkan telah dikaitkan dengan risiko penyakit kronis seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan gangguan metabolik lainnya.
Begadang sesekali memang tidak akan membuat semuanya langsung hancur, tapi kebiasaan begadang kronis bisa memengaruhi kesehatan jangka panjang dari sistem imun melemah hingga peningkatan stres psikologis.
Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter dan psikolog agar mendapatkan edukasi dan penanganan yang terbaik terkait kesehatan. Jika bingung harus mulai darimana, Anda dapat berkonsultasi secara video call melalui Yesdok tanpa harus keluar rumah.
Anda juga dapat menemukan konten edukasi kesehatan, dapat membantu untuk mengatasi masalah pada kesehatan fisik dan mental Anda. Segera kunjungi platform sosial media seputar info kesehatan Yesdok, melalui akun instagram Yesdok Indonesia dan TikTok YesDok Indonesia. Konsultasi fleksibel dengan waktu 24/7 dapat membantu Anda untuk sembuh.
Referensi
https://unair.ac.id/post_fetcher/fakultas-vokasi-stop-staying-up-late-know-the-bad-effects-of-staying-up-late/ https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/how-sleep-deprivation-can-harm-your-health https://www.healthline.com/health/sleep-deprivation/effects-on-body#effects



-article-1597429466.jpeg?w=300)





