Di era digital seperti sekarang, layar ponsel, komputer, dan televisi sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun terlalu lama screen time bukan tanpa risiko. Selain berdampak pada mata, gaya hidup ini juga bisa memengaruhi tubuh secara fisik dan mental jika tidak dikendalikan.
Oleh karena itu, untuk mengetahui lebih lanjut, simak penjelasan di bawah ini, sebagai berikut.
Dampak Screen Time Berlebih Bagi Tubuh
Di bawah ini adalah beberapa dampak screen time bagi tubuh secara keseluruhan:
1. Mengubah Postur Tubuh & Nyeri Otot
Menghabiskan waktu lama di depan layar sering membuat kita duduk dalam posisi yang sama atau menunduk melihat ponsel. Hal ini bisa menyebabkan ketegangan leher, bahu, dan punggung, yang dikenal sebagai tech neck atau nyeri postur.
2. Ketegangan Mata
Layar elektronik memancarkan cahaya biru yang dapat menyebabkan ketegangan mata digital, termasuk mata kering, penglihatan kabur, dan sakit kepala. Ini umum terjadi ketika mata terus fokus pada layar tanpa istirahat.
3. Gangguan Tidur
Blue ray dari layar dapat menekan produksi melatonin, hormon yang membantu mengatur siklus tidur. Ketika melatonin terganggu, kualitas tidur menurun, sulit tidur, atau mengalami gangguan tidur. Dampak ini sering terjadi saat menggunakan ponsel atau laptop menjelang tidur di malam hari.
4. Risiko Obesitas
Menatap layar terlalu lama membuat minimnya aktivitas fisik. Duduk terlalu lama menyebabkan penurunan kalori yang dibakar tubuh, yang dapat meningkatkan risiko berat badan naik dan obesitas apabila tidak diimbangi dengan olahraga atau gerak lebih banyak.
5. Berdampak pada Kesehatan Mental
Screen time yang berlebihan juga berhubungan dengan peningkatan risiko gangguan mental, seperti kecemasan, depresi, dan kelelahan emosional. Eksposur konten tanpa henti, notifikasi terus-menerus, dan tekanan sosial di media digital dapat memengaruhi suasana hati dan konsentrasi, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda.

Bagaimana Cara Mengurangi Dampak Tersebut?
Berikut adalah cara untuk mengurangi dampak dari screen time yang berlebih:
- Batasi screen time
- Terapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit, lihat sesuatu sejauh 20 kaki (±6 meter) selama 20 detik untuk membantu mengurangi kelelahan mata
- Hindari layar setidaknya 60 menit sebelum tidur
- Sisipkan istirahat gerak setiap 30-60 menit untuk mengurangi efek duduk lama
- Prioritaskan aktivitas fisik dan interaksi langsung dengan keluarga atau teman.
Screen time adalah bagian penting dari kehidupan modern, tetapi risikonya nyata bila durasinya berlebihan. Mulai dari ketegangan otot, gangguan mata, hingga dampak pada tidur dan kesehatan mental, dampak ini menunjukkan pentingnya penggunaan layar yang seimbang. Dengan kebiasaan hidup digital yang lebih sehat, tubuh Anda tetap bisa ‘bermain adil’ antara teknologi dan kesehatan.
Apabila Anda mengalami keluhan kesehatan yang disebabkan oleh penggunaan gadget, segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut karena bisa berkaitan dengan kondisi medis seperti diabetes atau gangguan hormonal.
Jika bingung harus mulai darimana, Anda dapat berkonsultasi secara video call melalui Yesdok tanpa harus keluar rumah.
Anda juga dapat menemukan konten edukasi kesehatan, dapat membantu untuk mengatasi masalah pada kesehatan fisik dan mental Anda. Segera kunjungi platform sosial media seputar info kesehatan Yesdok, melalui akun instagram Yesdok Indonesia dan TikTok YesDok Indonesia. Konsultasi fleksibel dengan waktu 24/7 dapat membantu Anda untuk sembuh.
Referensi
https://www.ama-assn.org/public-health/prevention-wellness/what-doctors-wish-patients-knew-about-cutting-down-screen-time
https://www.health.state.mn.us/people/tvviewing/index.html
https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/38333167/









