Refleksi Awal Tahun untuk Kesehatan Mental: Lepas Beban, Sambut Awal Baru

December 25, 2025 | Dea

Nataru, pentingnya kesehatan mental, psikologis, kesehatan mental, tahun baru, yesdok

Kesehatan mental bukan hanya masalah orang dewasa. Sebenarnya, dasar kesehatan mental seseorang mulai terbentuk sejak dini pada masa bayi dan anak usia dini. Masa awal kehidupan adalah periode penting di mana cara anak merasa, berpikir, dan berhubungan dengan orang lain mulai berkembang.

Oleh karena itu, untuk mengetahui lebih lanjut, simak penjelasan di bawah ini, sebagai berikut.

Apa Itu Kesehatan Mental pada Masa Awal Kehidupan?

Apa yang terjadi di masa ini bisa memengaruhi kemampuan anak untuk belajar, beradaptasi, berinteraksi dengan orang lain, serta membangun kepercayaan diri di kemudian hari. Oleh karena itu, memahami dan mendukung kesehatan mental anak sejak awal sangat penting. Kesehatan mental pada masa awal kehidupan bukan hanya tentang tidak adanya gangguan psikologis. 

Saat anak merasa aman dan dipahami, otak mereka berkembang dengan baik dan kemampuan sosial-emosional juga tumbuh. Lingkungan yang penuh dukungan membantu anak merasa percaya diri dan mampu menghadapi tantangan kecil dalam kehidupan sehari-hari.

Mengapa Kesehatan Mental pada Anak Usia Dini itu Penting?

1. Dasar Perkembangan Otak

Bagian besar perkembangan otak terjadi pada 5 tahun pertama kehidupan. Pengalaman yang positif, seperti kasih sayang, respons orang tua yang cepat ketika anak menangis, dan interaksi yang hangat, membantu otak tumbuh dengan baik. Lingkungan yang penuh stres atau kurang dukungan justru bisa mengganggu perkembangan ini.

2. Pembentukan Pola Emosi dan Sosial

Di masa awal, anak belajar tentang:

  • Mengatur perasaan seperti sedih, takut, atau marah
  • Berinteraksi dengan orang lain
  • Berbagi dan bekerja sama

Kemampuan ini sangat memengaruhi hubungan anak saat ia tumbuh dewasa, termasuk kemampuan menjalin persahabatan atau bekerja dalam tim.

3. Kesiapan Belajar di Sekolah

Anak yang memiliki kesehatan mental yang baik lebih mudah fokus, ingin tahu, dan berani mencoba hal baru. Ini membantu kesiapan belajar di sekolah dasar nantinya. Dukungan emosional sejak awal membantu anak menghadapi tantangan belajar dengan lebih baik.

Apa yang Menentukan Kesehatan Mental Anak di Usia Dini?

Berikut faktor-faktor yang sangat memengaruhi kesehatan mental anak:

1. Hubungan dengan Orang Dewasa yang Menjadi Pengasuh

Anak perlu merasakan bahwa ia dicintai dan diperhatikan. Respon yang cepat dan tepat ketika anak menangis atau kesakitan membantu membangun rasa aman. Interaksi hangat seperti berbicara dengan suara lembut, memeluk, atau bermain bersama membantu anak merasa dilindungi.

2. Pola Asuh yang Konsisten dan Hangat

Anak belajar dari cara orang tua atau pengasuh bereaksi terhadap perilakunya. Ketika orang dewasa konsisten dalam memberi aturan dan sekaligus menunjukkan kasih sayang, anak akan merasa lebih aman dan tahu apa yang diharapkan dari lingkungan sekitarnya.

3. Lingkungan yang Stabil dan Mendukung

Anak perlu lingkungan yang tidak terlalu penuh tekanan. Lingkungan rumah yang nyaman, rutinitas yang teratur (misalnya jam makan, tidur, dan bermain yang konsisten), serta kesempatan untuk bereksplorasi membantu anak merasa aman dan percaya diri.

4. Cara Menghadapi Emosi

Anak belajar bagaimana bereaksi terhadap perasaan sendiri dari orang dewasa di sekitarnya. Ketika orang dewasa membantu anak mengenali dan menamai perasaan (misalnya “kamu tampak sedih karena mainannya jatuh”), anak mulai belajar bagaimana mengelola emosinya sendiri.

Tanda-Tanda Anak yang Perlu Dukungan Lebih

Tidak semua anak berkembang dengan kecepatan yang sama, tetapi ada beberapa tanda yang bisa menjadi sinyal bahwa anak mungkin membutuhkan dukungan ekstra:

  • Selalu terlihat cemas atau takut berlebihan
  • Sering menangis tanpa alasan yang jelas
  • Sulit bergaul dengan teman sebaya
  • Perubahan drastis dalam pola makan atau tidur
  • Menunjukkan perilaku agresif yang tiada henti

Jika tanda-tanda ini berlangsung terus atau makin parah, orang tua atau pengasuh bisa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, psikolog anak, atau profesional perkembangan anak.

YesDok Ads

Bagaimana Mendukung Kesehatan Mental Anak Sejak Dini?

Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan, sebagai berikut.

1. Bangun Rutinitas Harian yang Konsisten

Rutinitas memberi rasa aman pada anak. Contohnya:

  • Jam tidur dan bangun yang sama setiap hari
  • Jadwal makan yang teratur
  • Waktu bermain dan belajar yang konsisten

Dengan rutinitas, anak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya dan ini menurunkan kecemasan.

2. Luangkan Waktu Bermain Bersama Anak

Bermain bukan hanya hiburan. Lewat bermain, anak belajar:

  • Berkomunikasi
  • Menyelesaikan masalah
  • Mengatur emosi

Interaksi sederhana seperti membangun balok bersama, membaca buku cerita, atau bermain peran sangat bermanfaat untuk perkembangan sosial-emosionalnya.

3. Tunjukkan Kasih Sayang dan Perhatian

Sentuhan fisik seperti pelukan, senyum, atau kontak mata yang hangat memberi rasa aman. Mendengarkan ketika anak berbicara tentang perasaannya juga sangat penting.

4. Ajarkan Cara Mengelola Emosi

Berbicara tentang perasaan dan memberi contoh cara menenangkan diri seperti menarik napas dalam, atau berbicara tentang solusi ketika anak marah, membantu anak belajar mengatur emosinya sendiri.

5. Dukung Ketika Anak Sedih atau Frustrasi

Perasaan negatif seperti sedih atau frustasi adalah bagian normal dari tumbuh kembang. Yang penting adalah bagaimana anak belajar untuk bangkit dan merasa didukung oleh orang dewasa saat mengalami perasaan itu.

Peran Orang Dewasa dalam Mendukung Anak

Orang tua, pengasuh, guru, dan anggota keluarga lain memiliki peran besar dalam mendukung kesehatan mental anak. Anak belajar melalui hubungan dekat dengan orang dewasa. Ketika hubungan ini kuat, anak akan merasa aman untuk bereksplorasi, mencoba hal baru, dan membangun rasa percaya diri.

Kesehatan mental pada masa awal kehidupan sangat penting karena menjadi fondasi bagi perkembangan jangka panjang anak. Pengalaman positif, hubungan yang hangat, rutinitas yang stabil, serta dukungan emosional dari orang dewasa membantu anak tumbuh dengan rasa aman dan kemampuan sosial-emosional yang baik.

Dengan mengenali tanda-tanda yang mungkin menjadi sinyal anak membutuhkan dukungan, serta menerapkan langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari, orang dewasa dapat membantu anak berkembang secara optimal tidak hanya secara fisik tetapi juga secara mental dan emosional.

Setelah berlibur sebaiknya Anda berkonsultasi dengan psikolog agar mendapatkan edukasi dan penanganan yang terbaik terkait kesehatan. Jika bingung harus mulai darimana, Anda dapat berkonsultasi secara video call melalui Yesdok tanpa harus keluar rumah.

Anda juga dapat menemukan konten edukasi kesehatan, dapat membantu untuk mengatasi masalah pada kesehatan fisik dan mental Anda. Segera kunjungi platform sosial media seputar info kesehatan Yesdok, melalui akun instagram Yesdok Indonesia dan TikTok YesDok Indonesia. Konsultasi fleksibel dengan waktu 24/7 dapat membantu Anda untuk sembuh.

Referensi

https://www.rcpsych.ac.uk/improving-care/campaigning-for-better-mental-health-policy/early-years-mental-health https://www.theoldstationnursery.co.uk/journal/the-importance-of-mental-health-in-the-early-years/ https://www.foundationyears.org.uk/2025/11/supporting-emotional-wellbeing-in-the-early-years-building-resilience-from-the-start/ https://cypmhc.org.uk/the-forgotten-foundations-mental-health-in-the-early-years/ 

YesDok Ads

Copyright © 2023 . All Rights Reserved by Yesdok.