Mata Ikan dan Kapalan Muncul di Tangan, Kenali Penyebab dan Penanganannya!

February 11, 2026 | Dea

mata ikan dan kapalan, mata ikan disebabkan oleh, penyebab mata ikan, gejala mata ikan, mata ikan di tangan, mata ikan di kaki, yesdok

Mata ikan sering dikaitkan dengan kaki, padahal kondisi ini juga bisa muncul di tangan. Terutama pada orang yang aktivitas sehari-harinya melibatkan tekanan atau gesekan berulang pada area tertentu di telapak atau jari. Meski terlihat seperti masalah kulit ringan, mata ikan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, mengganggu aktivitas, bahkan terasa nyeri jika tidak ditangani dengan tepat.

Oleh karena itu, untuk mengetahui lebih lanjut, simak penjelasan di bawah ini, sebagai berikut.

Apa Itu Mata Ikan?

Mata ikan (corn) dan kapalan (callus) adalah bentuk penebalan kulit yang terjadi sebagai respons alami tubuh terhadap tekanan atau gesekan yang berulang. Kulit menebal untuk melindungi jaringan di bawahnya agar tidak mengalami cedera.

Meskipun sering disebut bersamaan, mata ikan dan kapalan memiliki sedikit perbedaan:

  • Mata ikan (corn): biasanya berukuran kecil, berbentuk bulat, dan memiliki inti keras di bagian tengah. Bagian ini bisa terasa nyeri saat ditekan.
  • Kapalan (callus): cenderung lebih luas, permukaannya kasar dan menebal, serta umumnya tidak terlalu sakit.

Keduanya bukan infeksi dan bukan kondisi menular. Ini murni reaksi kulit terhadap tekanan mekanis yang terus-menerus.

Secara umum, mata ikan tidak berbahaya. Namun, kondisi ini bisa menjadi masalah jika:

  • Rasa nyeri semakin berat
  • Terjadi peradangan, kemerahan, atau pembengkakan
  • Muncul luka terbuka atau tanda infeksi
  • Penderitanya memiliki diabetes atau gangguan sirkulasi darah, karena risiko komplikasi lebih tinggi

Pada kelompok tertentu, luka kecil sekalipun bisa berkembang menjadi infeksi serius, sehingga pemeriksaan medis sangat disarankan.

Mengapa Mata Ikan Bisa Muncul di Tangan?

Mata ikan di tangan biasanya muncul karena tekanan atau gesekan berulang pada area tertentu. Beberapa contoh penyebabnya antara lain:

  • Sering menggunakan alat kerja seperti palu, obeng, cangkul, atau alat berat lainnya tanpa sarung tangan
  • Bermain alat musik seperti gitar, biola, atau alat berdawai lainnya secara rutin
  • Berolahraga menggunakan barbel, pull-up bar, atau alat gym tanpa pelindung tangan
  • Mengangkat atau memindahkan barang berat secara berulang
  • Aktivitas manual dengan pola gerakan yang sama dalam waktu lama

Tekanan yang terjadi terus-menerus membuat kulit “beradaptasi” dengan cara menebalkan lapisan terluarnya. Lama-kelamaan, terbentuklah penebalan yang khas seperti mata ikan atau kapalan.

Gejala Mata Ikan

Beberapa tanda yang bisa dikenali ketika mata ikan muncul di tangan antara lain:

  • Kulit terasa lebih tebal dan keras dibanding area sekitarnya
  • Permukaan kulit kasar atau menonjol
  • Terdapat benjolan kecil dengan bagian tengah yang lebih keras
  • Terasa nyeri saat ditekan (terutama pada mata ikan)
  • Kulit bisa tampak kering atau sedikit menguning

Berbeda dengan kutil yang disebabkan oleh virus, mata ikan biasanya muncul di area yang sering mengalami tekanan dan tidak memiliki bintik hitam kecil di dalamnya.

Cara Mengatasi Mata Ikan di Tangan

Penanganan utama mata ikan adalah mengurangi penyebabnya, yaitu tekanan dan gesekan. Berikut langkah-langkah yang disarankan:

YesDok Ads

1. Kurangi Tekanan dan Gesekan

Gunakan sarung tangan pelindung saat bekerja atau berolahraga. Jika memungkinkan, modifikasi cara memegang alat agar tekanan tidak terfokus di satu titik.

2. Rendam Tangan dengan Air Hangat

Merendam tangan selama 5-10 menit dapat membantu melunakkan kulit yang menebal, sehingga lebih mudah dirawat.

3. Gunakan Batu Apung Secara Lembut

Setelah direndam, gosok perlahan area yang menebal dengan batu apung untuk membantu mengurangi lapisan kulit yang keras. Lakukan dengan hati-hati dan jangan terlalu agresif agar tidak melukai kulit.

4. Gunakan Pelembap

Mengoleskan pelembap secara rutin membantu menjaga kelembapan kulit dan mencegah penebalan lebih lanjut. Produk dengan kandungan tertentu seperti urea dapat membantu melunakkan kulit yang menebal secara bertahap.

5. Hindari Memotong Sendiri

Jangan mencoba memotong atau mengelupas mata ikan dengan benda tajam. Tindakan ini dapat menyebabkan luka dan meningkatkan risiko infeksi.

Cara Mencegah Mata Ikan Kembali Muncul

Pencegahan berfokus pada mengurangi tekanan berulang pada kulit. Beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Gunakan sarung tangan saat aktivitas berat
  • Perhatikan alat yang digunakan, pastikan pegangan nyaman
  • Hindari aktivitas repetitif tanpa jeda
  • Jaga kelembapan kulit tangan secara rutin

Mata ikan di tangan adalah penebalan kulit akibat tekanan atau gesekan berulang. Ini merupakan respons alami tubuh untuk melindungi diri. Meski umumnya tidak berbahaya, kondisi ini bisa menimbulkan ketidaknyamanan jika dibiarkan. Dengan mengurangi tekanan, merawat kulit secara rutin, dan menggunakan pelindung saat beraktivitas, mata ikan biasanya dapat membaik dan dicegah agar tidak muncul kembali.

Jika tidak kunjung membaik, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan edukasi dan penanganan yang terbaik terkait kesehatan. Jika bingung harus mulai darimana, Anda dapat berkonsultasi secara video call melalui Yesdok tanpa harus keluar rumah.

Anda juga dapat menemukan konten edukasi kesehatan, dapat membantu untuk mengatasi masalah pada kesehatan fisik dan mental Anda. Segera kunjungi platform sosial media seputar info kesehatan Yesdok, melalui akun instagram Yesdok Indonesia dan TikTok YesDok Indonesia. Konsultasi fleksibel dengan waktu 24/7 dapat membantu Anda untuk sembuh.

Referensi

https://www.nhs.uk/conditions/corns-and-calluses/ 

https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/16896-corns-and-calluses 

https://www.aad.org/public/everyday-care/injured-skin/burns/treat-corns-calluses

YesDok Ads

Copyright © 2023 . All Rights Reserved by Yesdok.