Efek Kurang Tidur pada Bayi: Ini Tips Agar Si Kecil Tidur Lebih Nyenyak!

January 13, 2026 | Dea

bayi rewel, efek kurang tidur, tips agar bayi tidur, bayi tidur berkualitas, bayi tidur nyenyak, bayi tidur gelisah, yesdok

Banyak orang tua yang masih kewalahan menidurkan bayinya. Bukan hanya sekali, tetapi diperlukan banyak usaha hanya untuk membuat bayi tertidur. Situasi ini seringkali menguras lebih banyak energi orang tua. Belum lagi, saat si kecil sering terbangun tanpa sebab dan rewel di tengah-tengah tidurnya. Padahal, tidur yang tidak berkualitas ini sangat berbahaya untuk tumbuh kembangnya. Lalu apa yang perlu dilakukan orang tua agar si kecil tidur lebih nyenyak?

Oleh karena itu, untuk mengetahui lebih lanjut, simak penjelasan di bawah ini, sebagai berikut.

Penyebab Tidur Bayi Tidak Pulas

Tidur adalah kebutuhan yang sangat penting terhadap tumbuh kembang bayi, terutama bagi perkembangan otak. Kondisi saat tidur bayi tidak nyenyak atau tidak pulas dapat dipicu oleh banyak hal, antara lain:

  • Mulai dari rasa lapar, popok basah.
  • Tumbuh gigi dan kolik.
  • Lingkungan tidur yang kurang nyaman seperti terlalu terang, bising, atau suhu ruangan tidak ideal. 
  • Masalah kulit kering yang tidak disadari orang tua.

Selain itu, bayi yang belum memiliki rutinitas tidur yang konsisten atau terlalu lelah justru bisa lebih sulit tidur nyenyak. Perkembangan bayi yang pesat, termasuk lonjakan perkembangan (growth spurt), juga dapat membuat bayi lebih sering terbangun di malam hari meskipun sebelumnya tidur dengan baik.

Sebagai orang tua sangat penting untuk menyadari dan menelusuri lebih dalam faktor pemicu tidur yang tidak berkualitas pada bayi. Hal ini memungkinkan penanganan yang tepat untuk memastikan tumbuh kembang bayi lebih optimal agar dapat mencegah masalah jangka panjang seperti gangguan kognitif atau emosional. Sebagai orang tua, kita perlu mengetahui efek dari kurang tidur pada bayi terhadap kesehatan fisik dan psikologisnya.

Efek Kurang Tidur pada Bayi

Meskipun setiap bayi punya pola tidur yang tidak sama. Namun, umumnya pada usia 3 hingga 4 bulan, banyak bayi sudah bisa tidur setidaknya lima jam sekaligus. Bayi pada usia ini seharusnya tidur sekitar 12 hingga 16 jam sehari, termasuk tidur siang. Dan pada suatu saat selama tahun pertama kehidupan bayi, bayi akan mulai tidur sekitar 10 jam setiap malam.

Namun, kurang tidur pada bayi justru dapat berdampak pada berbagai aspek kesehatan dan perkembangannya. Bayi yang tidak mendapatkan tidur yang cukup cenderung lebih rewel, mudah menangis, dan sulit ditenangkan karena sistem sarafnya belum beristirahat optimal. Dalam jangka panjang, kurang tidur dapat mengganggu proses pertumbuhan, karena hormon pertumbuhan banyak diproduksi saat bayi tidur nyenyak. 

Berikut ini adalah beberapa efek kurang tidur pada bayi secara keseluruhan, antara lain:

  • Memicu gangguan memori dan fokus
  • Mood jadi tidak stabil atau mudah tantrum
  • Menurunkan sistem imun tubuh
  • Berkurangnya nafsu makan

Selain itu, kualitas tidur yang buruk juga dapat memengaruhi perkembangan otak, kemampuan belajar, serta daya tahan tubuh bayi, sehingga ia lebih mudah sakit. Oleh karena itu, memastikan bayi mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk mendukung tumbuh kembangnya secara optimal.

Tips Agar Tidur Bayi lebih Berkualitas

Tidur yang berkualitas sangat penting bagi bayi karena berperan besar dalam pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta daya tahan tubuh. Bayi yang tidur cukup biasanya lebih tenang, jarang rewel, dan lebih mudah beradaptasi dengan aktivitas sehari-hari. Sayangnya, banyak orang tua yang masih kesulitan membantu bayi tidur nyenyak, terutama di malam hari.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat orang tua lakukan untuk bantu meningkatkan tidur berkualitas pada bayi, sebagai berikut.

1. Rutinitas Tidur yang Konsisten

Membiasakan rutinitas sebelum tidur, seperti mandi air hangat, dipijat lembut, membaca buku, atau mendengarkan lagu yang menenangkan, membantu bayi mengenali waktu tidur. Rutinitas yang dilakukan secara konsisten setiap hari akan membuat bayi merasa aman dan lebih mudah terlelap.

YesDok Ads

2. Ciptakan Lingkungan Tidur yang Nyaman

Pastikan kamar tidur bayi tenang, redup, dan memiliki suhu yang sejuk namun nyaman. Hindari cahaya terang dan suara bising karena dapat mengganggu kualitas tidur bayi. Kasur dan pakaian tidur yang bersih serta nyaman juga berperan penting dalam membuat bayi tidur lebih pulas.

3. Perhatikan Jadwal Tidur Sesuai Usia

Setiap usia bayi memiliki kebutuhan tidur yang berbeda. Bayi yang terlalu lelah justru cenderung sulit tidur nyenyak. Dengan mengenali tanda-tanda mengantuk dan menyesuaikan jam tidur siang serta malam, orang tua dapat membantu bayi mendapatkan waktu tidur yang optimal.

4. Ajarkan Bayi Tidur Mandiri Secara Bertahap

Meletakkan bayi di tempat tidur saat ia mulai mengantuk namun belum tertidur sepenuhnya membantu bayi belajar menenangkan diri dan tidur kembali saat terbangun di malam hari. Cara ini dapat meningkatkan kualitas tidur bayi dalam jangka panjang.

5. Pastikan Kebutuhan Bayi Terpenuhi Sebelum Tidur

Banyak orang tua tidak menyadari beberapa kondisi seperti kolik, perut kembung, masalah kulit kering, perut lapar, popok basah, atau tidak nyaman dapat lebih memicu tidur yang tidak nyenyak. Pastikan bayi sudah menyusu atau makan cukup, popok dalam keadaan kering, dan tubuhnya terasa nyaman sebelum ditidurkan. 

Untuk bantu mendukung tidur yang lebih nyenyak dan berkualitas pada bayi, sangat penting bagi orang tua untuk menyediakan calming cream di rumah masing-masing. Selain mendukung kualitas tidur, calming cream juga lebih aman untuk bantu jaga kesehatan kulit bayi, seperti LOU Rest Easy Gentle Calming Cream yang mengandung microbiome balance technology dan natural ingredients seperti:

  • Comforting Oil Blend: Diperkaya dengan Fennel Oil, Chamomile Oil dan Cajuput Oil formula yang bantu memberikan sensasi hangat yang lembut dan tahan lama. Bantu meredakan kembung, kolik dan rasa tidak nyaman pada bayi.
  • Soymilk BiomeTM: Membantu menjaga keseimbangan mikrobioma kulit, mencegah kulit kering dan kemerahan.
  • Oat 5X Ceramide: Membantu menutrisi dan menjaga kelembapan alami kulit bayi agar tetap sehat dan lembut.

Setelah mandi dan sebelum menidurkan bayi, orang tua bisa usapkan pada area perut, dada, punggung dan telapak kaki. Pijat dengan gerakan melingkar atau searah jarum jam. Hindari area mata dan mulut.

Dengan menerapkan tips-tips di atas secara konsisten dan penuh kesabaran, kualitas tidur bayi dapat meningkat secara bertahap. Tidur yang baik tidak hanya membuat bayi lebih sehat dan bahagia, tetapi juga membantu orang tua mendapatkan waktu istirahat yang lebih cukup.

Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan edukasi dan penanganan yang terbaik terkait kesehatan. Jika bingung harus mulai darimana, Anda dapat berkonsultasi secara video call melalui Yesdok tanpa harus keluar rumah.

Anda juga dapat menemukan konten edukasi kesehatan, dapat membantu untuk mengatasi masalah pada kesehatan fisik dan mental Anda. Segera kunjungi platform sosial media seputar info kesehatan Yesdok, melalui akun instagram Yesdok Indonesia dan TikTok YesDok Indonesia. Konsultasi fleksibel dengan waktu 24/7 dapat membantu Anda untuk sembuh.

Referensi

https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=infant-sleep-90-P02237                                                                                  

https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/baby-sleep/art-20045014                            

https://health.clevelandclinic.org/the-6-best-ways-to-make-your-baby-tired-and-3-things-not-to-do 

YesDok Ads

Copyright © 2023 . All Rights Reserved by Yesdok.