Mudik adalah tradisi yang dinanti, namun bagi sebagian orang, perjalanan jauh bisa menjadi tantangan fisik karena mabuk perjalanan (motion sickness). Rasa mual, pusing, hingga muntah tentu bisa merusak momen kebahagiaan bertemu keluarga.
Oleh karena itu, untuk mengetahui lebih lanjut, simak penjelasan di bawah ini, sebagai berikut.
Mabuk Perjalanan
Mabuk perjalanan terjadi karena adanya konflik sensorik di dalam otak. Bayangkan otak Anda adalah seorang komandan yang menerima laporan dari tiga mata-mata: mata, telinga dalam (sistem vestibular), dan saraf sensorik tubuh.
- Mata melihat Anda diam di dalam mobil atau bus.
- Telinga dalam merasakan guncangan, belokan, dan percepatan kendaraan.
- Tubuh merasakan getaran kursi.
Ketika telinga dalam melapor "kita sedang bergerak cepat!", tetapi mata melapor "kita sedang duduk diam!", otak menjadi bingung. Kebingungan sinyal inilah yang memicu otak melepaskan zat kimia yang menyebabkan rasa mual dan pusing sebagai respons "alarm".
Persiapan Penting Sebelum Berangkat
Pencegahan adalah kunci, karena mengobati mabuk perjalanan jauh lebih sulit daripada mencegahnya.
1. Jangan Terlalu Kenyang
- Jangan biarkan perut kosong: Perut yang kosong lebih sensitif terhadap asam lambung saat terjadi guncangan.
- Hindari makanan berat & berminyak: Makanan yang sulit dicerna (seperti gorengan atau makanan bersantan) akan bertahan lama di lambung dan memicu mual lebih cepat.
- Camilan tepat: Pilih biskuit gandum atau cracker tawar untuk membantu menyerap asam lambung.
2. Pilih Posisi "Kekuatan"
Lokasi tempat duduk menentukan seberapa besar guncangan yang diterima tubuh, antara lain:
- Mobil/Bus: Duduklah di depan (samping sopir) atau di kursi tengah bus agar mata bisa melihat cakrawala.
- Pesawat: Pilih kursi di bagian tengah, tepat di atas sayap (titik paling stabil).
- Kapal Laut: Pilih kabin di bagian tengah atau dek atas yang paling minim guncangan.
Cara Mencegah Saat di Perjalanan
Jika Anda sudah berada di kendaraan, terapkan teknik berikut untuk menenangkan "konflik" di otak:
1. Fokus pada Cakrawala (Horizon)
Usahakan untuk selalu melihat ke luar jendela menuju titik yang jauh di depan (garis cakrawala). Ini membantu mata "sinkron" dengan apa yang dirasakan telinga dalam, sehingga otak paham bahwa tubuh memang sedang bergerak.
2. Letakkan Gadget dan Buku
Membaca buku atau menatap layar ponsel saat kendaraan bergerak adalah pemicu utama mabuk perjalanan. Fokus mata yang terpaku pada objek dekat sementara tubuh bergerak akan memperparah kebingungan sensorik.
3. Ventilasi dan Udara Segar
Udara yang pengap atau bau menyengat (seperti parfum mobil yang terlalu kuat atau asap rokok) dapat memicu pusat mual di otak. Bukalah jendela sedikit untuk mendapatkan udara segar atau arahkan ventilasi AC langsung ke wajah.

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan
Berikut ini adalah cara mengatasi motion sickness selama mudik, antara lain:
1. Obat-obatan Antihistamin (Over-the-Counter)
Obat seperti Dimenhydrinate (umum di Indonesia) atau Meclizine bekerja dengan cara menumpulkan sensitivitas telinga dalam. Minumlah obat ini 30-60 menit sebelum perjalanan dimulai. Obat ini tidak akan efektif jika diminum saat mual sudah menyerang.
2. Kekuatan Jahe (Ginger)
Jahe adalah salah satu penawar mual alami yang paling efektif secara klinis. Jahe membantu menenangkan kontraksi lambung. Anda bisa mengonsumsi permen jahe, teh jahe, atau suplemen jahe sebelum berangkat.
3. Titik Tekan Akupresur (P6)
Ada teknik yang disebut titik Neiguan (P6) yang terletak sekitar tiga jari di bawah pergelangan tangan bagian dalam. Menekan titik ini atau menggunakan gelang khusus (seasick bands) dapat membantu mengurangi rasa mual bagi sebagian orang.
Mabuk perjalanan memang menyebalkan, tapi bisa dikendalikan. Kuncinya adalah menjaga keselarasan antara apa yang di lihat dan apa yang Anda rasakan. Dengan memilih posisi duduk yang tepat, menghindari layar ponsel, dan menyiapkan bantuan medis atau jahe sejak awal, perjalanan mudik akan jauh lebih menyenangkan.
Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan edukasi dan penanganan yang terbaik terkait kesehatan. Jika bingung harus mulai darimana, Anda dapat berkonsultasi secara video call melalui Yesdok tanpa harus keluar rumah.
Anda juga dapat menemukan konten edukasi kesehatan, dapat membantu untuk mengatasi masalah pada kesehatan fisik dan mental Anda. Segera kunjungi platform sosial media seputar info kesehatan Yesdok, melalui akun instagram Yesdok Indonesia dan TikTok YesDok Indonesia. Konsultasi fleksibel dengan waktu 24/7 dapat membantu Anda untuk sembuh.
Referensi
https://wwwnc.cdc.gov/travel/page/motion-sickness
https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/12782-motion-sickness
https://www.webmd.com/first-aid/how-to-beat-motion-sickness









