Menyimpan minyak bekas biasanya menjadi kebiasaan yang dilakukan oleh para ibu rumah tangga dengan dalih menghemat pemakaian minyak. Padahal minyak bekas yang sudah digunakan memiliki dampak yang buruk terhadap kesehatan.
Oleh karena itu, untuk mengetahui lebih lanjut, simak penjelasan di bawah ini, sebagai berikut.
Ciri-ciri Minyak Bekas Tidak Layak Pakai
Minyak bekas tidak layak pakai memiliki beberapa tanda, sebagai berikut:
- Minyak berbau tidak sedap, salah satu tanda yang paling umum adalah minyak mengalami perubahan bau, seperti berbau asam dan menyengat
- Warna menjadi keruh dan gelap, minyak bekas yang tidak layak pakai biasanya berwarna hitam gelap dan berlendir
- Tekstur lengket dan berbusa ketika dipanaskan, Jika minyak terasa lengket atau berbusa saat dipanaskan itu berarti minyak tersebut sudah rusak dan tidak layak digunakan lagi
- Asap muncul lebih cepat ketika dipanaskan, asap yang muncul lebih cepat dari biasanya adalah tanda bahwa minyak tersebut tidak bisa digunakan
- Mengubah rasa makanan, ketika rasa makanan yang digoreng dengan minyak bekas berubah menjadi pahit atau aneh, sebaiknya Anda segera membuang minyak tersebut.
Mengapa Minyak Bekas Berbahaya?
Minyak bekas terutama yang dipakai secara berulang ternyata dinilai berbahaya oleh para ahli kesehatan. Minyak bekas atau minyak jelantah dianggap berbahaya karena mengalami perubahan kimia akibat pemanasan ulang, kontaminasi makanan, dan paparan udara. Minyak yang terpapar udara, panas, atau cahaya mengalami oksidasi, memproduksi senyawa seperti aldehida, keton, peroksida, yang berpotensi karsinogenik dan beracun. Selain itu, panas tinggi menyebabkan degradasi, menghasilkan asam lemak bebas dan gliserol, serta radikal bebas.
Dampak Minyak Bekas Bagi Kesehatan
Minyak jelantah dapat berdampak buruk bagi kesehatan Anda dan keluarga. Berikut adalah dampak buruk minyak jelantah bagi kesehatan:
1. Stres Oksidatif dan Kerusakan Sel
Senyawa berbahaya hasil oksidasi seperti aldehida, keton, dan peroksida dapat merusak sel-sel di dalam tubuh, mempercepat proses penuaan, dan memicu berbagai penyakit kronis seperti kanker, alzheimer, dan penyakit jantung.
2. Gangguan Metabolik
Pemanasan yang berulang dapat mengubah struktur lemak menjadi lemak trans yang sangat berbahaya. Lemak trans meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL).
3. Kerusakan Organ
Zat toksik yang berasal dari minyak bekas apabila dikonsumsi dalam jangka panjang dapat menyebabkan peradangan hati (hepatitis), kerusakan ginjal, atau bahkan gagal organ.

4. Gangguan Pencernaan
Konsumsi minyak rusak bisa memicu ketidaknyamanan perut, diare, kram, dan penyerapan nutrisi terganggu.
Tips Penyimpanan & Penggunaan Minyak yang Aman
Untuk menghindari dampak minyak bekas bagi kesehatan tubuh, berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan:
- Simpan minyak di tempat sejuk, gelap, rapat, jauh dari cahaya dan panas.
- Pilih minyak stabil seperti minyak zaitun extra-virgin atau minyak alpukat untuk masak suhu tinggi.
- Jangan gunakan ulang banyak kali—instruksi dari ahli menyarankan buang jika muncul tanda bau, keruh, asap rendah, atau rasa aneh.
- Buang minyak bekas dengan benar: dinginkan, sedot partikel padat, lalu campur media penyerap (ampas kopi, tisu), dan buang di tempat sampah tertutup.
Apabila Anda mengalami gangguan kesehatan, sebaiknya segera konsultasikan kondisi tersebut ke dokter untuk mendapatkan edukasi dan penanganan yang terbaik terkait kesehatan. Jika bingung harus mulai darimana, Anda dapat berkonsultasi secara video call melalui Yesdok tanpa harus keluar rumah.
Anda juga dapat menemukan konten edukasi kesehatan, dapat membantu untuk mengatasi masalah pada kesehatan fisik dan mental Anda. Segera kunjungi platform sosial media seputar info kesehatan Yesdok, melalui akun instagram Yesdok Indonesia dan TikTok YesDok Indonesia. Konsultasi fleksibel dengan waktu 24/7 dapat membantu Anda untuk sembuh.
Referensi
https://www.eatingwell.com/is-it-safe-to-reuse-cooking-oi
https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC6657716/
https://timesofindia.indiatimes.com/life-style/health-fitness/health-news/effect-of-prolonged-usage-of-old-cooking-oil-on-neuro-health









