Sering Memar di Kulit, Ini 7 Cara Mengatasinya!

April 17, 2026 | Dea

memar di kulit, penyebab memar, kulit memar tanpa sebab, cara mengatasi memar, yesdok

Pernah tiba-tiba menemukan memar di kulit tanpa ingat terbentur apa pun? Kondisi ini cukup sering terjadi dan bisa membuat khawatir. Memar atau bruise biasanya muncul sebagai perubahan warna kulit menjadi kebiruan, keunguan, atau kekuningan akibat pecahnya pembuluh darah kecil di bawah kulit.

Oleh karena itu, untuk mengetahui lebih lanjut, simak penjelasan di bawah ini, sebagai berikut.

Munculnya Memar

Memar terjadi ketika pembuluh darah kecil (kapiler) di bawah kulit rusak akibat benturan atau tekanan. Darah kemudian bocor ke jaringan sekitar dan menimbulkan perubahan warna khas pada kulit. Meski umumnya tidak berbahaya, memar yang sering muncul bisa menjadi tanda tubuh sedang “memberi sinyal” tertentu. Jadi, penting untuk memahami penyebab sekaligus cara mengatasinya dengan tepat.

Berikut ini adalah beberapa penyebab yang dapat memicu munculnya memar pada kulit, antara lain:

  • Benturan ringan yang tidak disadari.
  • Aktivitas fisik atau olahraga.
  • Kulit yang lebih tipis (terutama pada lansia).
  • Kekurangan vitamin tertentu (seperti vitamin C dan K).
  • Efek samping obat (misalnya pengencer darah).
  • Gangguan pembekuan darah.

Dalam beberapa kasus, memar juga bisa muncul lebih mudah jika tubuh sedang kelelahan atau mengalami stres.

Perubahan Warna Memar Itu Normal

Memar biasanya berubah warna seiring proses penyembuhan. Ini merupakan hal normal dan menunjukkan tubuh sedang memperbaiki diri.

Urutan perubahan warna biasanya seperti ini:

  • Merah atau ungu (awal cedera).
  • Biru kehitaman.
  • Hijau.
  • Kuning kecokelatan (tahap penyembuhan).

Proses ini bisa berlangsung sekitar 1-2 minggu tergantung kondisi tubuh.

7 Cara Mengatasi Memar di Kulit

Agar memar cepat hilang dan tidak semakin parah, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan, antara lain:

1. Kompres Dingin di Awal

Segera setelah muncul memar, kompres area tersebut dengan es selama 10-20 menit. Suhu dingin membantu menyempitkan pembuluh darah sehingga mengurangi perdarahan di bawah kulit dan mencegah memar membesar.

2. Kompres Hangat Setelah 1-2 Hari

Setelah fase awal terlewati, beralihlah ke kompres hangat.

Tujuannya adalah meningkatkan aliran darah sehingga sisa darah yang terperangkap bisa lebih cepat diserap tubuh.

3. Istirahatkan Area yang Memar

Jika memar terjadi di bagian tubuh tertentu, usahakan tidak terlalu sering digunakan atau ditekan. Istirahat membantu jaringan pulih lebih cepat.

4. Tinggikan Posisi Area yang Memar

Jika memungkinkan, posisikan area yang memar lebih tinggi dari jantung.

YesDok Ads

Ini membantu mengurangi pembengkakan dan mempercepat proses penyembuhan.

5. Gunakan Salep atau Gel Khusus

Beberapa salep yang mengandung heparin atau vitamin K dapat membantu mempercepat pemulihan memar.

Namun, sebaiknya gunakan sesuai anjuran tenaga medis.

6. Perhatikan Asupan Nutrisi

Nutrisi berperan penting dalam proses penyembuhan. Pastikan tubuh mendapatkan:

  • Vitamin C (untuk memperkuat pembuluh darah).
  • Vitamin K (untuk pembekuan darah).
  • Protein (untuk regenerasi jaringan).

Kekurangan nutrisi ini bisa membuat memar lebih mudah muncul dan lama sembuh.

7. Hindari Memijat Area Memar

Banyak orang mengira memijat bisa mempercepat hilangnya memar. Padahal, ini justru bisa memperparah kondisi karena dapat menyebabkan perdarahan bertambah. Biarkan area tersebut pulih secara alami.

Kondisi ini bisa mengarah pada gangguan pembekuan darah atau masalah kesehatan lain yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Memar adalah kondisi umum yang biasanya tidak berbahaya, namun bisa mengganggu penampilan dan kenyamanan. Penyebabnya sering kali sederhana, seperti benturan ringan yang tidak disadari.

Meskipun sebagian besar memar tidak berbahaya, Anda perlu lebih waspada jika:

  • Memar muncul tanpa sebab yang jelas dan sering terjadi.
  • Ukuran memar sangat besar atau terasa sangat nyeri.
  • Memar tidak kunjung hilang lebih dari 2–3 minggu.
  • Disertai gejala lain seperti mudah berdarah atau lemas.

Dengan penanganan yang tepat mulai dari kompres dingin, menjaga nutrisi, hingga menghindari kebiasaan yang memperparah memar bisa sembuh lebih cepat. Jika Anda mengalami gejala di atas secara berkepanjangan. Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan edukasi dan penanganan yang terbaik terkait kesehatan. Jika bingung harus mulai darimana, Anda dapat berkonsultasi secara video call melalui Yesdok tanpa harus keluar rumah.

Anda juga dapat menemukan konten edukasi kesehatan, dapat membantu untuk mengatasi masalah pada kesehatan fisik dan mental Anda. Segera kunjungi platform sosial media seputar info kesehatan Yesdok, melalui akun instagram Yesdok Indonesia dan TikTok YesDok Indonesia. Konsultasi fleksibel dengan waktu 24/7 dapat membantu Anda untuk sembuh.

Referensi

https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15235-bruises 

https://www.healthline.com/health/how-to-get-rid-of-bruises 

https://www.webmd.com/first-aid/helping-bruise-heal

YesDok Ads

Copyright © 2023 . All Rights Reserved by Yesdok.