Pernahkah Anda merasa sangat cemas hingga perut terasa mulas? Atau setelah beberapa hari makan tidak teratur, jerawat tiba-tiba muncul di area pipi dan dagu? Bisa jadi kesehatan usus Anda sedang terganggu. Pasalnya, usus memiliki hubungan erat dengan kesehatan mental dan kondisi kulit.
Oleh karena itu, untuk mengetahui lebih lanjut, simak penjelasan di bawah ini, sebagai berikut.
Gut-Brain-Skin Axis: Hubungan Usus, Otak, dan Kulit
Menurut studi, usus bukan sekadar tempat mengolah makanan, melainkan pusat kendali yang terhubung langsung dengan otak dan kulit melalui jalur yang disebut Gut-Brain-Skin Axis.
Bagaimana Usus Mempengaruhi Mood Anda?
Banyak yang mengira rasa bahagia berasal dari otak, padahal faktanya, sekitar 90% hingga 95% serotonin atau neurotransmiter pemberi rasa nyaman dan tenang justru diproduksi di dalam usus.
Oleh karena itu, jika populasi bakteri baik di usus (mikrobiota) terganggu karena pola makan buruk, produksi serotonin akan menurun dan hasilnya mood Anda akan cepat berubah, mudah cemas, hingga merasa cepat lelah secara mental.
Hubungan Usus Kotor dan Jerawat Meradang
Saat lapisan usus mengalami gangguan, permeabilitas usus dapat meningkat sehingga komponen tertentu dari usus lebih mudah masuk ke sirkulasi tubuh. Kondisi ini sering disebut sebagai leaky gut.
Tubuh menganggap ini sebagai ancaman dan memicu peradangan sistemik. Peradangan inilah yang muncul ke permukaan kulit dalam bentuk jerawat yang meradang, kemerahan, dan produksi minyak berlebih.
Jadi, Apa yang Bisa Dilakukan?
Untuk mengatasi masalah mood dan jerawat dari akarnya, kesehatan pencernaan harus diperbaiki terlebih dahulu. Berikut adalah beberapa langkah mudah yang bisa Anda lakukan.
1. Konsumsi Probiotik dan Prebiotik
Dengan mengonsumsi sinbiotik, yaitu kombinasi probiotik dan prebiotik, misalnya tempe (probiotik) bersama bawang putih (prebiotik) atau yogurt (probiotik) dengan pisang (prebiotik), keseimbangan bakteri usus dapat lebih terjaga.
Dalam kerja sama ini, probiotik berperan untuk menggantikan spesies bakteri baik yang hilang, sementara serat prebiotik menjadi stimulus utama yang memastikan bakteri tersebut tumbuh subur dan aktif bekerja. Sinergi ini tidak hanya menekan peradangan sistemik pemicu jerawat dari dalam, tetapi juga dapat mendukung fungsi gut-brain axis sehingga berpotensi membantu menjaga kesehatan mental dan mengurangi gejala kecemasan.
2. Kelola Stres
Stres, kesehatan usus, dan jerawat saling berkaitan dalam sebuah siklus yang dapat saling memperburuk kondisi satu sama lain. Saat stres, keseimbangan bakteri usus terganggu dan memicu peradangan pada kulit. Jerawat kemudian dapat menurunkan rasa percaya diri dan membuat stres semakin meningkat. Siklus ini bisa diputus dengan mengelola stres, misalnya melalui meditasi, box breathing, atau jalan kaki di alam.
3. Hindari Gula dan Tepung Berlebih
Saat kita terlalu banyak mengonsumsi gula dan tepung, terjadi lonjakan insulin yang memicu hormon IGF-1. Hormon ini memaksa kelenjar minyak bekerja ekstra dan memicu peradangan. Oleh karena itu, membatasi konsumsi minuman manis dan makanan tinggi tepung olahan dapat membantu mengurangi lonjakan insulin dan peradangan.
Apabila Anda memiliki kendala dalam kesehatan usus besar, sebaiknya segera konsultasikan kondisi tersebut ke dokter untuk mendapatkan edukasi dan penanganan yang terbaik terkait kesehatan. Jika bingung harus mulai darimana, Anda dapat berkonsultasi secara video call melalui Yesdok tanpa harus keluar rumah.
Anda juga dapat menemukan konten edukasi kesehatan, dapat membantu untuk mengatasi masalah pada kesehatan fisik dan mental Anda. Segera kunjungi platform sosial media seputar info kesehatan Yesdok, melalui akun instagram Yesdok Indonesia dan TikTok YesDok Indonesia. Konsultasi fleksibel dengan waktu 24/7 dapat membantu Anda untuk sembuh.
Referensi
https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC8065970/
https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC10146621/
https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC7916842/




